Pinjaman

1. SYARAT PINJAMAN

  1. Anggota Biasa Koperasi Kredit Padat Asih.
  2. Sehat Jasmani dan rohani.
  3. Anggota baru, dapat mengajukan pinjaman setelah simpanannya mengendap selama 90 hari dan sudah mengikuti Pendidikan Koperasi.
  4. Lama /angsuran pinjaman maksimum 120 kali/(bulan) sesuai kemampuan dan usia peminjam.
  5. Lama/angsuran untuk pinjaman kepemilikan rumah maksimum 144 kali/(bulan) sesuai kemampuan dan usia peminjam.
  6. Simpanan dari anggota keluarga inti dapat dijadikan agunan bagi pinjaman orang tuanya.
  7. Besarnya pinjaman yang dipercayakan:
    • Simpanan s/d Rp. 2.000.000 ,- : resiko pinjaman yang dipercayakan sebesar Rp.3.000.000,-
    • Simpanan Rp. 2.000.001,- s/d Rp.5.0000.000,- : resiko pinjaman yang dipercayakan sebesar Rp.5.000.000,-
    • Simpanan Rp. 5.000.001,- s/d Rp.15.0000.000,- : resiko pinjaman yang dipercayakan sebesar Rp.10.000.000,-
    • Simpanan > Rp.15.000.001,- : resiko pinjaman yang dipercayakan sebesar Rp.15.000.000,-
  8. Pinjaman yang memiliki resiko melebihi ketentuan diatas wajib memberikan jaminan.
  9. Peminjam yang mengagunkan sertifikat rumah /tanah wajib membuat surat kuasa jual dengan CU Padat Asih yang ditandatangani oleh ahli waris dengan melampirkan foto copy PBB tahun terakhir.
  10. Pinjaman dengan resiko diatas Rp.100.000.000,- wajib dinotariskan.
  11. Biaya notaris ditanggung oleh pihak peminjam.
  12. Membayar Service Fee 4‰ (empat permil) dari pinjaman yang dikabulkan.
  13. Permohonan pinjaman dan perjanjian pinjaman tidak boleh ditandatangani oleh orang lain dengan menggunakan surat kuasa
  14. Pengambilan uang boleh menggunakan surat kuasa.

2. PROSEDUR PINJAMAN

  1. Mengisi formulir permohonan pinjaman secara lengkap yang ditandatangani oleh pihak-pihak terkait (Suami/Istri – Ketua Unit – Atasan Langsung)
  2. Melampirkan foto copy KTP (suami/istri) dan Kartu Keluarga yang masih berlaku.
  3. Formulir yang telah diisi diserahkan kepada staf manajemen CU Padat Asih dengan membawa buku anggota dan tidak diwakilkan.
  4. Apabila sertifikat pernah diagunkan di Bank,maka harus melampirkan Sertifikat Hak Tangggungan, Surat keterangan Lunas dan Surat Roya dari bank tersebut. (Asli) serta Surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).
  5. Pecairan Pinjaman dilakukan di kasir dengan ketentua:
    • Dilakukan oleh peminjam dan atau yang dikuasakan
    • Mengisi dan menandatangani formulir perjanjian pinjaman
    • Mengganti biaya materai sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    • Menyerahkan dokumen asli sesuai persyaratan pinjaman yang ditentukan
    • Biaya notaris langsung dipotong pada saat pencairan pinjaman
    • Bukti pencairan pinjaman harus diserahkan ke Ketua Unit.

3. BESAR PINJAMAN

  1. Besar pinjaman maksimal Rp. 300.000.000,00 (sesuai dengan ketentuan jumlah pinjaman yang dilindungi Daperma)
  2. Pinjaman dengan resiko Rp. 50.000.000,00 wajib di Notariskan atau di Asuransikan
  3. Besar pinjaman yang dikabulkan sangat bergantung TUKKEPPAR (Tujuan Pinjaman, Kemampuan mengembalikan, Kerajinan menabung, Prestasi masa lalu, Partisipasi)

4. BUNGA PINJAMAN

  1. Besarnya Bunga Pinjaman pada angsuran pertama dihitung secara proporsional. (sesuai jumlah hari bunga sampai dengan akhir bulan)
  2. Bunga pinjaman: 1% sebatas simpanan, 159% di atas simpanan.
  3. Khusus untuk Kredit Perumahan diberikan pilihan untuk Bunga Flat 15 % dihitung setiap tahun dari saldo akhir.

5. AGUNAN

  1. Yang termasuk agunan adalah:
    1. Sertifikat Tanah/Rumah, acuan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)
    2. Sertifikat Deposito
    3. BPKB Motor tahun 20012 ke atas dinilai Rp. 4.000.000
    4. BPKB Mobil tahun 2008 ke atas dinilai Rp. 7.000.000
    5. Simpanan keluarga inti di CUPadat Asih
    6. Jaminan institusi/lembaga.
  2. Nilai agunan minimal 1,5 x besar pinjaman.
  3. Pengambilan Agunan:
    1. Apabila resiko pinjaman sudah sesuai dengan ketentuan resiko pinjaman
    2. Mengganti dengan agunan lain yang nilainya minimal sama

6. MUTASI PINJAMAN

  1. Setiap bulan harus dilakukan mutasi terhadap saldo pinjaman.
  2. Mutasi pinjaman dapat dilakukan bila simpanan wajib dan bunga telah terpenuhi.
  3. Apabila selama 60 hari sejak perjanjian atau angsuran terahir tidak terjadi mutasi pinjaman, maka dikenakan denda 50% dari hutang bunga.
  4. Batas akhir setoran angsuran pinjaman dan bunga tanggal 5 setiap bulan.
  5. Keterlambatan setoran/angsuran setelah tanggal 5 dikenakan denda bunga harian.
  6. Rumus perhitungan denda harian:
    Denda Harian = Jumlah hari keterlambatan/30 X bunga berjalan